Katanya bisikan lembut, cemas kedengaran di dalam kamar sebelah.

Aku merasakannya denyut nafas dekat sekali di samping badanku.

Kedua mataku berpandangan dengan mata nya, memancarkan sinar api yang tidak bisa hentikan.

Tiap langkah merupakan ikrar akan terjadi kecantikan yang tidak diduga.

Kesunyian malam hari terpecah oleh rintihan bisikan hangat.

Sensasi mengalir deras layaknya listrik di dalam sepanjang raga.

Setiap satu sentuhan adalah api yang menyala hati dan nafsu.

Semesta seperti berhenti sebentar, sekadar ada kita berdua dan yang membakar.

Keanehan terkuak dalam setiap napas dan setiap sentuhan kulit.

Suara pelan meluncur dari lesan yang, meminta lebih banyak.

Birahi membakar bagai bara buas, mengambil alih semua perasaan.

Diriku mencari matamu sekali lagi, menemukan pantulan nafsu yang sama di sana.

Tak ada lagi yang bisa menghentikannya kita berdua kini.